Rabu, 16 November 2016
lembar catatan fakta bimbingan dan konseling
LEMBAR CATATAN FAKTA
HASIL
PENGAMATAN dan PEMANTAUAN
PROSES
LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
(mohon
diisi dengan tulisan tangan dengan jelas)
|
Nama
guru yang dinilai
|
:
|
|
Peg
ID /NUPTK
|
:
|
|
Penilai
|
:
|
|
Tanggal
Pemantauan
|
:
|
|
Kelas/layanan
|
:
|
Catatan
fakta sebelum pengamatan
(Catatan semua hasil diskusi /wawancara
sebelum dilakukan pengamatan layanan)
|
Dokumen dan bahan
Lain yang diperiksa
|
1.
Dokumen penugasan siswa asuh 10. Catatan kolaborasi & komunikasi
2. Program
BK komprehensif 11. Akumulatif rekod (kumpulan
(tahunan & semesteran) data)
3. Data
kebutuhan siswa 12. Dokumen assesmen dan
4. Agenda
kerja BK
instrumentasi
5. Satuan
layanan &pendukung
13. Dokumen kearsifan
6. Daftar
siswa Asuh
pengembangan profesi
7.
Dukumen pelaksanaan harian layanan 14. Penilaian dan tindak lanjut
(klasikal,kelompok, individual)
8.Catatan
Konseling
15. Media dan alat layanan
9.
Dokumen materi layanan 16. Dokumen sarana dan biaya
|
|
|
|
Tindak
lanjut yang diperlukan
|
Jumat, 05 Agustus 2016
manusia serba dimensi
http://www.republika.co.id/berita/koran/khazanah-koran/15/01/29/nixco725-makhluk-serba-dimensi18.3.2015
Makhluk Serba Dimensi
Thursday, 29 January 2015, 13:00 WIB
Dalam Alquran manusia berulang kali diangkat
derajatnya dan berulang kali juga direndahkan. Manusia dinobatkan jauh
mengungguli alam, surga, bahkan malaikat, tetapi pada saat yang sama mereka tak
lebih berarti dibandingkan dengan setan terkutuk dan binatang melata sekalipun.
Manusia dihargai sebagai khalifah dan makhluk yang mampu menaklukkan alam (taskhir) . Namun, posisi ini bisa merosot ke tingkat "yang paling
rendah dari segala yang rendah" (asfala safilin).
Gambaran kontradiktif menyangkut keberadaan manusia itu menandakan bahwa makhluk yang namanya manusia itu unik, makhluk yang serba dimensi, ada di antara predisposisi negatif dan positif. Manusia bisa berada pada predisposisi positif bila ia mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik di permukaan bumi ini dan tidak menyalahi ketentuan yang telah dibuat oleh Allah SWT melalui Rasulullah SAW lewat Alquran. Dan, sebaliknya manusia yang berada pada predisposisi negatif merupakan mereka-mereka yang tidak mengindahkan peraturan dan ketentuan serta cenderung memperturutkan hawa nafsunya.
Setidaknya, ada delapan predisposisi negatif manusia dalam Alquran yang harus kita ketahui.
Gambaran kontradiktif menyangkut keberadaan manusia itu menandakan bahwa makhluk yang namanya manusia itu unik, makhluk yang serba dimensi, ada di antara predisposisi negatif dan positif. Manusia bisa berada pada predisposisi positif bila ia mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik di permukaan bumi ini dan tidak menyalahi ketentuan yang telah dibuat oleh Allah SWT melalui Rasulullah SAW lewat Alquran. Dan, sebaliknya manusia yang berada pada predisposisi negatif merupakan mereka-mereka yang tidak mengindahkan peraturan dan ketentuan serta cenderung memperturutkan hawa nafsunya.
Setidaknya, ada delapan predisposisi negatif manusia dalam Alquran yang harus kita ketahui.
1.
Pertama, manusia an’am (seperti binatang ternak).
Manusia diberi hati, mata, dan telinga untuk mengenal tanda-tanda kekuasaan
Allah, tetapi jika tidak digunakannya maka sama saja ia tidak mempunyai potensi
tersebut. (QS al-A’raaf [7]: 179).2.
2.
Kedua, manusia kalb (seperti anjing). Allah
berikan hawa nafsu kepada manusia agar kehidupan manusia menjadi dinamis.
Dengan nafsu, manusia mempunyai cita-cita, keinginan untuk kawin,
bersungguh-sungguh dalam melakukan pekerjaan, makan dan minum, dan sebagainya.
Nafsu perlu dikendalikan dan dikawal bukannya dituruti sepenuhnya seperti
binatang.(QS al-A’raaf [7]: 176).
3.
Ketiga, manusia qird (seperti kera). Mereka yang
tidak beramal saleh dan fasik mendapat balasan yang lebih buruk, yaitu dikutuk
dan dimurkai oleh Allah. (QS al-Maidah [5]: 60).
4.
Keempat, manusia khinzir (seperti babi). Dalam ayat
160 surah al-Maidah seperti di atas juga menyebut perumpamaan seperti babi
terhadap orang-orang fasik. Babi merupakan makhluk yang diharamkan oleh Allah
untuk memakannya dan ia memiliki berbagai karakter yang tidak baik. Manusia
bagaikan babi adalah manusia yang memiliki berbagai karakter yang tidak baik.
(HR Ats-Tsauri).
5.
Kelima, manusia hijarah (seperti batu). Mereka yang
keras hatinya sehingga ingkar dan tidak mau menerima perintah Allah diumpamakan
seperti batu, bahkan lebih keras lagi. (QS al-Baqarah [2]: 74).
6.
Keenam, manusia ankabut (seperti laba-laba).
Manusia sering angkuh dan sombong dengan kelebihan dan potensi yang Allah
berikan. Mereka bangga dengan segala prestasi yang diperoleh di dunia dan
menganggap tidak ada sesuatu pun yang dapat membinasakan mereka. (QS al-Ankabut
[29]: 41).
7.
Ketujuh, manusia himar (seperti keledai). Orang
yang mendustakan ayat-ayat Allah diibaratkan seperti keledai. Mereka telah
diberikan panduan, tetapi tidak mengambilnya. Suatu kerugian yang besar bagi
manusia yang telah mengenal Allah, tetapi kemudian mendustakannya. (QS
al-Jumu’ah [62]: 5).
Dan yang terakhir atau
Dan yang terakhir atau
8.
kedelapan dalam pandangan
Alquran, yakni manusia khasyab(seperti
kayu). Manusia sering bersikap tidak jujur dan hipokrit. Mereka hanya mengejar
dunia dengan kemewahan, keseronokan, dan kecantikan yang bersifat sementara.
Nilai ini dianggap penting dan dipandang tinggi oleh manusia, tetapi bukan
suatu yang bermakna di sisi Allah SWT sehingga Allah umpamakan seperti kayu.
(QS al-Munafiqun [63]: 4).
Demikianlah secara gamblang Allah SWT telah memberikan predisposisi negatif terhadap manusia yang enggan menggunakan seluruh potensi yang dianugerahkan Allah SWT kepadanya. Mari sama-sama kita berharap sembari berusaha dan berdoa agar predisposisi negatif yang telah Allah lukiskan kepada manusia di dalam Alquran terjauhkan dari sifat dan karakter yang ada dalam diri kita.
Demikianlah secara gamblang Allah SWT telah memberikan predisposisi negatif terhadap manusia yang enggan menggunakan seluruh potensi yang dianugerahkan Allah SWT kepadanya. Mari sama-sama kita berharap sembari berusaha dan berdoa agar predisposisi negatif yang telah Allah lukiskan kepada manusia di dalam Alquran terjauhkan dari sifat dan karakter yang ada dalam diri kita.
Sabtu, 11 Juni 2016
BOLA MATANYA KEKANAN DAN KEKIRI
BOLA MATANYA KEKANAN DAN KEKIRI
(guruku kelas satu dan kelas dua)
Aku takut sekali hukuman apa yang akan kuterima, aku hanya
tertunduk saat itu, dengan perasaan sangat takut dan was-was. Tetapi tidak, guruku itu berkata pada teman sebangkuku yang sedang menangis itu “jangan menangis ini
ibu ganti yang baru kertas gambarnya yang bersih, yang tidak ada lagi
coretannya”, dan bola matanya bergerak kekanan dan kekiri berbolak-balik
wajahnya mengarah padaku. Dia tidak
memarahiku, tidak juga membentakku. Tidak juga
mencubitku, tidak juga menghukumku, tidak juga mempemalukanku. Sejak itulah aku
berjanji tidak akan melakukannya lagi,betapa aku sangat malu dengan kenakalanku
itu. Entahlah saat ini kerinduanku
terasa sangat pada guruku itu. Guru yang mendidikku kelas 1 dan
berlanjut kelas 2 SD . Kerinduan yang telah lama, peristiwa itu sangat membekas
pada jiwaku, aku selalu teringat pada pristiwa itu, setap kali aku ingat aku
sangat ingin bertemu guruku itu melihatnya, mengetahui keadaannya, menghadiahkan
sesuatu tanda terimakasihku. Akan kukatakan padanya bahwa aku mengikuti
jejaknya menjadi guru. Teladan darinya dalam menghukum siswa menjadi
inspirasiku. Kehalusan budi dan kelembutannya, suasana belajar penuh keceriaan, kegembiran, penuh warna. Sehingga aku selalu menunggu hari-hari untuk
sekolah, bertemu dengan guruku dan teman-temanku. Jika itu liburan maka
hari-hari itu adalah hari-hari yang membosankan bagiku, hari-hari yang sepi
yang menyiksa karena sedikit tawa dan hampir tak ada permainan, tak ada nyanyi
bersama dengan teman, tak ada persaingan tak ada lomba, tak ada adu kemampuan
bisa membaca cepat, atau mencongak. Akan ada hadiah pulang duluan kalau bisa memjawab pertanyaan
buguru atau siapa yang duduk paling rapi atau paling tertib setelah membaca do’a
pulang. Percaya diri tinggi sekali bila dapat melaksanakan ujian berdiri diatas
meja melaksanakan sholat dengan bacaan nyaring. “Wah bagus sekali sudah lancar
silahkan istirahat duluan dan boleh jajan”. Sangat berkesan, betul-betul sangat berkesan. Namamu
Nurhayati. aku jadikan salah password emailku. Ya nama ku maknai benar-benar telah memberikan cahaya kehidupan untukku
yang menuntunku,mengawali tindakan bijak aku kecil kelas satu penuh warna,
gembira, ceria. Menjadi referensi ketika kini aku bertugas untuk anak-anaku dan siswa-siswaku. Ya Allah beri aku kesempatan untuk bertemu
dengannya.
Rabu, 27 April 2016
PIK R Al Afiat SMK Negeri 7 Palembang: Video Pesan Wak Dolla
PIK R Al Afiat SMK Negeri 7 Palembang: Video Pesan Wak Dolla: - Video Pesan Wak Dola - Anggota Pusat Informasi dan Konseling Remaja SMK Negeri 7 Palembang Pesan Wak Dola ini berjudul Muda Berprest...
Rabu, 20 April 2016
Makna pekerjaan bagi manusia
Makna pekerjaan bagi manusia
Oleh siti hasanah sri
Guru
BK smkn 7
Palembang
Materi layana informasi bimbingan karir klas X
Dasar –dasar kewajiban bekerja
Dasar –dasar kewajiban bekerja
A. dasar 2 religius/kemanusiaan
B. dasar2 psikologis
C dasar2 sosiologis
D dasar2 ekonomi
Dasar –dasar religius
%.Manusia wajib bekerja atas perintah agama
bManusia harus memperhatikan apa yang tlah dilakukan hari ini utk hari esok.(Al Hasyr:18)
bBekerjalah semaksimal mungkin Biarlah Allah dan Rasul dan orang yang beriman menilai
bSetiap orang tidak pernah memperoleh selain apa yang diusahakannya .(Annajm:39
bAyat diatas berimplikasi pada manusia diciptakan tlah didesain jiwa dan raganya untuk bekerja.
Dasar-dasar psikologis
Manusia telah diciptakan untuk berbuat melakukan sesuatu,dan alam semesta. Dan memiliki rasa puas , syukur dan bahagia pabila telah melakukan amalan solihan diantaranya bekerja.
Selasa, 23 Februari 2016
KESELAMATAN re post http://hasanahsri.blogspot.co.id
kepada Allah hendaklah taat
jauhi maksiat
hati terang,ilmu mudah didapat
lancar terima firasat
bakti orangtua, sayang keluarga pasti
"selamat dunia akhirat"
semoga diamalkan
jauhi maksiat
hati terang,ilmu mudah didapat
lancar terima firasat
bakti orangtua, sayang keluarga pasti
"selamat dunia akhirat"
semoga diamalkan
Pendidik 2013 Label Pendidik (re post) 24.2.2016
Senin, 09 September 2013
Pendidik
2013 Label Pendidik
Mendidik dirinya dan orang selain dirinya
Dalam keadaan apapun dan dimanapun
Karena mereka berpridikat teladan
Semua mereka yang merasa dewasa ditujukan kepada yang belum dewasa
Tak peduli berapa usia
Tak luput profesi apa
Terlebih jabatan apa
Yang tak bekelakuan mendidik bukanlah manusia DEWASA
inilah intinya
Mendidik rasa
Mendidik karsa
Mendidik cipta
Mendidik tuturkata
Mendidik karya, prilaku dan perbuatan
Dimanakah posisi Anda?
Senin, 22 Februari 2016
ugoul
Ibu .... "Aku telah membuka beberapa informasi ukt yang sesuai dengan jurusan yang sesuai selama beberapa hari ini, saya tidak mungkin bisa kuliah dengan biaya sendiri". mengapa ? sahut ku, .lalu ia mengemukakan yang tak kuketahui mengenai dia yang selama ini kukenal luarnya saja.
hampir setiap hari ia datang keruanganku, kadang berdiri dekat pintu bila aku menyelenggarakan bimbingan kelompok dalam jumlah agak besar. dia selalu mengatakan ibu boleh kah aku mendengar saja ? bila kutanyakan keperluannya ke ruanganku. dia selalu kupersilakan masuk dan duduk biladia berdiri di pintu ruangan ku, jika pesertanya sedikit dan cukup kursi dan menyimak kegiatan layanan informasi yang kuberikan.
terkadang ia hanya menguping diluar ruangan ku bila peserta memenuhi ruangan, dia tak pernah bertanya tapi selalu mencerna setiap kata yang terluncur dari mulutku.
suatu ketika dia menemuiku sendirian datang keruangan ku, kupersilakan dia duduk lalu akupun duduk dan menerimanya. dengan serta merta ia berkata " ibu saya tak mungkin bisa kuliah dengan biaya sendiri" aku telah membuka informasi ukt dan mempelajarinya".
dua minggu lalu aku mewawancarai siswa kelas dua belas yang telah direkomendasikan oleh wali kelas untuk diajukan mendapatkan salah satu jenis beasiswa. tibalalah giliran dia, ketika aku memanggilnya hampir semua temannya berteriak ibu dia tidak usah ibu dia itu .... tidak perlu ibu dia itu..... tetapi dia diam saja.
seiring berjalan waku aku tidak mengubrisnya lagi.tetapi dia tetap datang keruanganku sampai pada saat dia menemuiku secara sendirian.
saat itulah dia mengemukakan segalanya mengenai keluarganya, ekonominya. aku tertegun. kutanyakan padanya mengapa dia diam saja ketika aku tanyakan padanya ketika bersam-sama temannya. diapun menjawab "ibu kata teman-temanku aku tidak usah". aku pun maklum. lalu aku daftarkan siswaku ini, kuberikan form yang perlu diisi dan hari ini aku berjanji padanya untuk bertemu lagi.
TERIAMAKASIH YA ALLAH BANTULAH AKU MENUNAIKAN HAK-HAK ORANG LAIN YANG DI TIITPKAN PADAKU.
HARI INI AKU BENAR-BENAR BELAJAR PADA SISWAKU. makna kehidupan kesabaran dan ketahan jiwa. MANJADDA WAJADA MAN SOBARO ZHAFIRA.
hampir setiap hari ia datang keruanganku, kadang berdiri dekat pintu bila aku menyelenggarakan bimbingan kelompok dalam jumlah agak besar. dia selalu mengatakan ibu boleh kah aku mendengar saja ? bila kutanyakan keperluannya ke ruanganku. dia selalu kupersilakan masuk dan duduk biladia berdiri di pintu ruangan ku, jika pesertanya sedikit dan cukup kursi dan menyimak kegiatan layanan informasi yang kuberikan.
terkadang ia hanya menguping diluar ruangan ku bila peserta memenuhi ruangan, dia tak pernah bertanya tapi selalu mencerna setiap kata yang terluncur dari mulutku.
suatu ketika dia menemuiku sendirian datang keruangan ku, kupersilakan dia duduk lalu akupun duduk dan menerimanya. dengan serta merta ia berkata " ibu saya tak mungkin bisa kuliah dengan biaya sendiri" aku telah membuka informasi ukt dan mempelajarinya".
dua minggu lalu aku mewawancarai siswa kelas dua belas yang telah direkomendasikan oleh wali kelas untuk diajukan mendapatkan salah satu jenis beasiswa. tibalalah giliran dia, ketika aku memanggilnya hampir semua temannya berteriak ibu dia tidak usah ibu dia itu .... tidak perlu ibu dia itu..... tetapi dia diam saja.
seiring berjalan waku aku tidak mengubrisnya lagi.tetapi dia tetap datang keruanganku sampai pada saat dia menemuiku secara sendirian.
saat itulah dia mengemukakan segalanya mengenai keluarganya, ekonominya. aku tertegun. kutanyakan padanya mengapa dia diam saja ketika aku tanyakan padanya ketika bersam-sama temannya. diapun menjawab "ibu kata teman-temanku aku tidak usah". aku pun maklum. lalu aku daftarkan siswaku ini, kuberikan form yang perlu diisi dan hari ini aku berjanji padanya untuk bertemu lagi.
TERIAMAKASIH YA ALLAH BANTULAH AKU MENUNAIKAN HAK-HAK ORANG LAIN YANG DI TIITPKAN PADAKU.
HARI INI AKU BENAR-BENAR BELAJAR PADA SISWAKU. makna kehidupan kesabaran dan ketahan jiwa. MANJADDA WAJADA MAN SOBARO ZHAFIRA.
Sabtu, 16 Januari 2016
penilaian kinerja bimbingan dan konseling
|
LAPORAN DAN
EVALUASI
PENILAIAN
KINERJA GURU BIMBINGAN & KONSELING/ KONSELOR
Nama Guru : ......................................................................................................
NIP / Nomor Seri Karpeg : ......................................................................................................
Pangkat / Golongan Ruang : ......................................................................................................
Terhitung Mulai Tanggal : ......................................................................................................
NUPTK / NRG : ......................................................................................................
Nama Sekolah : ......................................................................................................
Alamat Sekolah : ......................................................................................................
Tanggal mulai bekerja di sekolah ini : ......................................................................................................
Periode Penilaian : ...............................sampai dengan …………………..
|
PERSETUJUAN
(
Persetujuan ini harus ditanda tangani oleh penilai dan guru yang dinilai )
Penilai dan guru yang dinilai
menyatakan telah membaca dan memahami semua aspek yang ditulis / dilaporkan dalam format ini dan
menyatakan setuju.
Nama Guru :
.................................. Nama Penilai :
...........................................
(Tanda Tangan)
(Tanda Tangan)
________________________
_________________________
..............................,....................20...
|
Kompetensi 1 : Menguasai teori dan praksis pendidikan
Nama Guru : ..................................................................
Nama Penilai
: ..................................................................
Pengamatan
|
Tanggal
|
|
|
Dokumen
dan bahan lain yang diperiksa
|
|
|
Catatan danTanggapan penilaian terhadap dokumen dan /atau
keterangan guru :
|
|
|
Penilaian untuk Kompetensi 1 : Menguasai teori dan praksis pendidikan
|
|||
|
Indikator
|
Skor
|
||
|
Tidak ada
bukti
(tidak terpenuhi)
|
Terpenuhi
sebagian
|
Seluruhnya
terpenuhi
|
|
|
1.
Guru BK/Konselor
dapat menunjukkan dalam perencanaan layanan BK, sesuai dengan landasan dan prinsip-prinsip
pendidikan serta pembelajaran yang aktif, kreatif, mandiri, dan berpusat pada
peserta didik/konseli.
|
0
|
1
|
2
|
|
2.
Guru BK/Konselor
dapat menunjukkan dalam perencanaan layanan BK, sesuai dengan usia, tahap
perkembangan, dan kebutuhan peserta didik/konseli.
|
0
|
1
|
2
|
|
3.
Guru BK/Konselor
dapat menunjukkan dalam perencanaan layanan BK, sesuai dengan keragaman latar
belakang budaya, ekonomi, dan sosial peserta didik/konseli
|
0
|
1
|
2
|
|
Total Skor untuk kompetensi 1
|
|
||
|
Skor maksimum kompetensi 1 = jumlah indicator x 2
|
6
|
||
|
Persentase = ( total skor / 6 ) x 100 %
|
|
||
|
Nilai
untuk kompetensi 1
( 0% <
X < 25 % = 1 ; 25 % < X < 50 % = 2;
50 % <
X < 75 % = 3 ; 75 % < X < 100 % = 4 )
|
|
||
Kompetensi 2 : Mengaplikasikan Perkembangan Fisiologis Dan Psikologis Serta Perilaku
Konseli
Nama Guru : ..................................................................
Nama Penilai
: ..................................................................
Sebelum Pengamatan
|
Tanggal
|
|
|
Dokumen
dan bahan lain yang diperiksa
|
|
|
Catatan danTanggapan penilaian terhadap dokumen dan /atau
keterangan guru :
|
|
|
Tindak lanjut yang diperlukan:
|
|
Selama Pengamatan
|
Tanggal
|
|
|
Dokumen
dan bahan lain yang diperiksa
|
|
|
Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik/konseli
selama pengamatan:
|
|
|
Tindak lanjut yang diperlukan:
|
|
|
Penilaian untuk Kompetensi 2
: Mengaplikasikan Perkembangan Fisiologis Dan Psikologis Serta
Perilaku Konseli
|
|||
|
Indikator
|
Skor
|
||
|
Tidak ada
bukti
(tidak terpenuhi)
|
Terpenuhi sebagian
|
Seluruhnya
terpenuhi
|
|
|
1.
Peserta
didik/konseli diberi kesempatan dalam memperoleh layanan BK sesuai dengan
kebutuhan perkembangan mental, emosional, fisik, dan gender.
|
0
|
1
|
2
|
|
2.
Peserta
didik/konseli diberi kesempatan dalam memperoleh layanan BK sesuai dengan
kebutuhan bakat, minat, dan potensi pribadi.
|
0
|
1
|
2
|
|
3.
Peserta
didik/konseli diberi kesempatan dalam memperoleh layanan BK sesuai dengan
harapan untuk melanjutkan pendidikan dan pilihan karir.
|
0
|
1
|
2
|
|
Total Skor untuk kompetensi 2
|
|
||
|
Skor maksimum kompetensi 2 = jumlah indicator x 2
|
6
|
||
|
Persentase = ( total skor / 6 ) x 100 %
|
|
||
|
Nilai
untuk kompetensi 1
( 0% <
X < 25 % = 1 ; 25 % < X < 50 % = 2;
50 % <
X < 75 % = 3 ; 75 % < X < 100 % = 4 )
|
|
||
Kompetensi 3 : Menguasai esensi pelayanan bimbingan dan
konseling dalam jalur, jenis, dan jenjang satuan pendidikan
Nama Guru : ..................................................................
Nama Penilai
: ..................................................................
Pengamatan
|
Tanggal
|
|
|
Dokumen
dan bahan lain yang diperiksa
|
|
|
Catatan danTanggapan penilaian terhadap dokumen dan /atau
keterangan guru :
|
|
|
Penilaian untuk Kompetensi 3 : Menguasai
esensi pelayanan bimbingan dan konseling dalam jalur, jenis, dan jenjang
satuan pendidikan
|
|||
|
Indikator
|
Skor
|
||
|
Tidak ada
bukti
(tidak terpenuhi)
|
Terpenuhi
sebagian
|
Seluruhnya
terpenuhi
|
|
|
1.
Layanan BK yang
diprogramkan oleh guru BK/ Konselor telah memenuhi esensi layanan pada jalur
Konselor telah memenuhi esensi layanan pada jalur
|
0
|
1
|
2
|
|
2.
Layanan BK yang
diprogramkan oleh guru BK/ Konselor telah memenuhi esensi layanan pada jenis
satuan pendidikan umum, kejuruan, keagamaan, menengah, serta tinggi.
|
0
|
1
|
2
|
|
3.
Layanan BK yang
diprogramkan oleh guru BK/ Konselor telah memenuhi esensi layanan pada
jenjang satuan pendidikan usia dini, dasar dan menengah, serta tinggi.
|
0
|
1
|
2
|
|
Total Skor untuk kompetensi 3
|
|
||
|
Skor maksimum kompetensi 3 = jumlah indicator x 2
|
6
|
||
|
Persentase = ( total skor / 6 ) x 100 %
|
|
||
|
Nilai
untuk kompetensi 3
( 0% <
X < 25 % = 1 ; 25 % < X < 50 % = 2;
50 % <
X < 75 % = 3 ; 75 % < X < 100 % = 4 )
|
|
||
Kompetensi 4 : Beriman
dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
Nama Guru : ..................................................................
Nama Penilai
: ..................................................................
Pengamatan
|
Tanggal
|
|
|
Dokumen
dan bahan lain yang diperiksa
|
|
|
Catatan danTanggapan penilaian terhadap dokumen dan /atau
keterangan guru :
|
|
|
Penilaian untuk Kompetensi 4 : Beriman
dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
|
|||
|
Indikator
|
Skor
|
||
|
Tidak ada
bukti
(tidak terpenuhi)
|
Terpenuhi
sebagian
|
Seluruhnya
terpenuhi
|
|
|
1.
Guru BK/Konselor
berpenampilan rapih dan bersih
|
0
|
1
|
2
|
|
2.
Guru BK/Konselor
berbicara dengan santun dan jujur kepada peserta didik/konseli.
|
0
|
1
|
2
|
|
3.
Guru BK/Konselor
bersikap dan mendorong kepada peserta didik/konseli untuk bersikap toleran.
|
0
|
1
|
2
|
|
4.
Guru BK/Konselor
memperlihatkan konsistensi dan memotivasi peserta didik/konseli dalam
melaksanakan ibadah.
|
0
|
1
|
2
|
|
Total Skor untuk kompetensi 4
|
|
||
|
Skor maksimum kompetensi 4 = jumlah indicator x 2
|
8
|
||
|
Persentase = ( total skor / 8 ) x 100 %
|
|
||
|
Nilai
untuk kompetensi 4
( 0% <
X < 25 % = 1 ; 25 % < X < 50 % = 2;
50 % <
X < 75 % = 3 ; 75 % < X < 100 % = 4 )
|
|
||
Kompetensi 6 : Menunjukkan integritas dan stabilitas
kepribadian yang kuat
Nama Guru : ..................................................................
Nama Penilai
: ..................................................................
Pengamatan
|
Tanggal
|
|
|
Dokumen
dan bahan lain yang diperiksa
|
|
|
Catatan danTanggapan Penilai terhadap dokumen dan /atau keterangan guru :
|
|
|
Kompetensi 6 : Menunjukkan integritas dan stabilitas
kepribadian yang kuat
|
|||
|
Indikator
|
Skor
|
||
|
Tidak ada
bukti
(tidak terpenuhi)
|
Terpenuhi
sebagian
|
Seluruhnya
terpenuhi
|
|
|
1.
Guru BK/Konselor
menunjukkan kepribadian, kestabilan emosi dan perilaku yang terpuji, jujur,
sabar, ramah, dan konsisten.
|
0
|
1
|
2
|
|
2.
Guru BK/Konselor
menunjukkan kepekaan dan bersikap empati terhadap keragaman dan perubahan.
|
0
|
1
|
2
|
|
3.
Guru BK/Konselor
menampilkan toleransi tinggi terhadap peserta didik/konseli yang menghadapi stress dan frustasi.
|
0
|
1
|
2
|
|
Total Skor untuk kompetensi 6
|
|
||
|
Skor maksimum kompetensi 6 = jumlah indicator x 2
|
6
|
||
|
Persentase = ( total skor / 6) x 100 %
|
|
||
|
Nilai
untuk kompetensi 6
( 0% <
X < 25 % = 1 ; 25 % < X < 50 % = 2;
50 % <
X < 75 % = 3 ; 75 % < X < 100 % = 4 )
|
|
||
Kompetensi 7 : Menampilkan
kinerja berkualitas tinggi
Nama Guru : ..................................................................
Nama Penilai
: ..................................................................
Sebelum Pengamatan
|
Tanggal
|
|
|
Dokumen
dan bahan lain yang diperiksa
|
|
|
Catatan danTanggapan penilaian terhadap dokumen dan /atau
keterangan guru :
|
|
|
Tindak lanjut yang diperlukan:
|
|
Selama Pengamatan
|
Tanggal
|
|
|
Dokumen
dan bahan lain yang diperiksa
|
|
|
Kegiatan/aktivitas guru dan peserta
didik/konseli selama pengamatan:
|
|
|
Tindak lanjut yang diperlukan:
|
|
Setelah Pengamatan
|
Tanggal
|
|
|
Dokumen
dan bahan lain yang diperiksa
|
|
|
Tanggapan/jawaban guru terhadap pertanyaan/
klarifikasi penilai selama pertemuan:
|
|
|
Tindak lanjut yang diperlukan:
|
|
|
Penilaian
untuk Kompetensi 7 : Menampilkan kinerja berkualitas tinggi
|
|||
|
Indikator
|
Skor
|
||
|
Tidak ada
bukti
(tidak terpenuhi)
|
Terpenuhi
sebagian
|
Seluruhnya
terpenuhi
|
|
|
1.
Guru BK/Konselor
memotivasi peserta didik/konseli untuk berpartisipasi aktif dalam layanan BK
yang diberikan.
|
0
|
1
|
2
|
|
2.
Guru
BK/Konselor melaksanakan pelayanan BK
yang efektif sesuai
dengan rancangan untuk mencapai tujuan pelayanan BK dalam
waktu yang tersedia
|
0
|
1
|
2
|
|
3.
Guru BK/Konselor
melaksanakan tugas layanan BK secara mandiri, disiplin, dan semangat agar
peserta didik/konseli berpartisipasi secara aktif.
|
0
|
1
|
2
|
|
Total Skor untuk kompetensi 7
|
|
||
|
Skor maksimum kompetensi 7
= jumlah indicator x 2
|
6
|
||
|
Persentase = ( total skor / 6 ) x 100 %
|
|
||
|
Nilai
untuk kompetensi 7
( 0% <
X < 25 % = 1 ; 25 % < X < 50 % = 2;
50 % <
X < 75 % = 3 ; 75 % < X < 100 % = 4 )
|
|
||
Kompetensi 8 : Mengimplementasikan kolaborasi
internal di tempat bekerja
Nama Guru : ..................................................................
Nama Penilai
: ..................................................................
Pengamatan
|
Tanggal
|
|
|
Dokumen
dan bahan lain yang diperiksa
|
|
|
Catatan danTanggapan penilaian terhadap dokumen dan /atau
keterangan guru :
|
|
|
Penilaian untuk Kompetensi 8 : Mengimplementasikan kolaborasi internal di
tempat bekerja
|
|||
|
Indikator
|
Skor
|
||
|
Tidak ada
bukti
(tidak terpenuhi)
|
Terpenuhi
sebagian
|
Seluruhnya
terpenuhi
|
|
|
1.
Guru lain dapat
menunjukkan contoh penggunaan hasil pelayanan BK untuk membantu peserta
didik/konseli dalam proses pembelajaran yang dilakukannya
|
0
|
1
|
2
|
|
2.
Guru BK/Konselor
merencanakan pelayanan BK dengan menyertakan pihak-pihak terkait di sekolah
|
0
|
1
|
2
|
|
3.
Guru BK/Konselor
dapat menunjukkan bukti bagaimana menjelaskan program dan hasil layanan BK
kepada pihak-pihak terkait di sekolah
|
0
|
1
|
2
|
|
4.
Guru BK/Konselor
dapat menunjukkan bukti permintaan guru lain untuk membantu penyelesaian
permasalahan pembelajaran
|
0
|
1
|
2
|
|
Total Skor untuk kompetensi 8
|
|
||
|
Skor maksimum kompetensi 8 = jumlah indicator x 2
|
8
|
||
|
Persentase = ( total skor / 8 ) x 100 %
|
|
||
|
Nilai
untuk kompetensi 8
( 0% <
X < 25 % = 1 ; 25 % < X < 50 % = 2;
50 % <
X < 75 % = 3 ; 75 % < X < 100 % = 4 )
|
|
||
Kompetensi 9 : Berperan
dalam organisasi dan kegiatan profesi BK
Nama Guru : ..................................................................
Nama Penilai
: ..................................................................
Pengamatan
|
Tanggal
|
|
|
Dokumen
dan bahan lain yang diperiksa
|
|
|
Catatan danTanggapan penilaian terhadap dokumen dan /atau
keterangan guru :
|
|
|
Kompetensi 9 : Berperan
dalam organisasi dan kegiatan profesi BK
|
|||
|
Indikator
|
Skor
|
||
|
Tidak ada
bukti
(tidak terpenuhi)
|
Terpenuhi
sebagian
|
Seluruhnya
terpenuhi
|
|
|
1.
Guru BK/Konselor
mentaati Kode Etik organisasi profesi BK (seperti MGBK, ABKIN, atau
organisasi profesi sejenis lainnya).
|
0
|
1
|
2
|
|
2.
Guru BK/Konselor
berpartisipasi aktif dalam proses pengembangan diri melalui organisasi
profesi guru BK/Konselor
|
0
|
1
|
2
|
|
3.
Guru BK/Konselor
dapat memanfaatkan organisasi profesi BK/Konselor untuk membangun kolaborasi
dalam pengembangan program BK.
|
0
|
1
|
2
|
|
Total Skor untuk kompetensi 9
|
|
||
|
Skor maksimum kompetensi 9 = jumlah indicator x 2
|
6
|
||
|
Persentase = ( total skor / 6 ) x 100 %
|
|
||
|
Nilai
untuk kompetensi 9
( 0% < X
< 25 % = 1 ; 25 % < X < 50 % = 2;
50 % <
X < 75 % = 3 ; 75 % < X < 100 % = 4 )
|
|
||
Kompetensi 10 : Mengimplementasikan
kolaborasi antar profesi
Nama Guru : ..................................................................
Nama Penilai
: ..................................................................
Pengamatan
|
Tanggal
|
|
|
Dokumen
dan bahan lain yang diperiksa
|
|
|
Catatan danTanggapan penilaian terhadap dokumen dan /atau
keterangan guru :
|
|
|
Penilaian untuk Kompetensi 10 :
Mengimplementasikan kolaborasi antar profesi
|
|||
|
Indikator
|
Skor
|
||
|
Tidak ada
bukti
(tidak terpenuhi)
|
Terpenuhi
sebagian
|
Seluruhnya
terpenuhi
|
|
|
1.
Guru BK/Konselor
dapat menunjukkan bukti melakukan interaksi dengan organisasi profesi lain.
|
0
|
1
|
2
|
|
2.
Guru BK/Konselor dapat
berkolaborasi dengan institusi atau profesi lain untuk mencapai tujuan
pelayanan BK.
|
0
|
1
|
2
|
|
3.
Guru BK/Konselor
dapat memanfaatkan keahlian lain untuk membantu penyelesaian permasalahan
peserta didik/konseli sesuai kebutuhan.
|
0
|
1
|
2
|
|
4.
Guru BK/Konselor dapat
menunjukkan bukti melakukan interaksi dengan organisasi profesi lain.
|
0
|
1
|
2
|
|
Total Skor untuk kompetensi 10
|
|
||
|
Skor maksimum kompetensi 10 = jumlah indicator x 2
|
8
|
||
|
Persentase = ( total skor / 8 ) x 100 %
|
|
||
|
Nilai
untuk kompetensi 10
( 0% <
X < 25 % = 1 ; 25 % < X < 50 % = 2;
50 % <
X < 75 % = 3 ; 75 % < X < 100 % = 4 )
|
|
||
Kompetensi 11 : Menguasai konsep dan praksis penilaian
(assessment) untuk memahami kondisi,
kebutuhan,
dan masalah konseli
Nama Guru : ..................................................................
Nama Penilai
: ..................................................................
Pengamatan
|
Tanggal
|
|
|
Dokumen
dan bahan lain yang diperiksa
|
|
|
Catatan danTanggapan penilaian terhadap dokumen dan /atau
keterangan guru :
|
|
|
Penilaian
untuk Kompetensi 11
: Menguasai
konsep dan praksis penilaian (assessment) untuk
memahami kondisi, kebutuhan, dan masalah konseli
|
|||
|
Indikator
|
Skor
|
||
|
Tidak ada
bukti
(tidak terpenuhi)
|
Terpenuhi
sebagian
|
Seluruhnya
terpenuhi
|
|
|
1.
Guru BK/Konselor dapat mengembangkan instrumen
non tes (pedoman wawancara, angket, atau format lainnya) untuk
keperluan pelayanan BK.
|
0
|
1
|
2
|
|
2.
Guru BK/Konselor
dapat mengaplikasikan instrumen non- tes
untuk mengungkapkan kondisi
aktual peserta didik/konseli
berkaitan dengan lingkungan.
|
0
|
1
|
2
|
|
3.
Guru BK/Konselor
dapat mendeskripsikan penilaian yang. digunakan dalam
pelayanan BK yang
sesuai dengan kebutuhan peserta
didik/konseli.
|
0
|
1
|
2
|
|
4.
Guru BK/Konselor dapat
memilih jenis penilaian (Instrumen
Tugas Perkembangan/ITP, Alat
Ungkap Masalah/AUM, Daftar Cek Masalah/DCM, atau instrumen non-tes
lainnya) yang sesuai dengan kebutuhan layanan bimbingan dan konseling.
|
0
|
1
|
2
|
|
5.
Guru BK/Konselor
dapat mengadministrasikan penilaian(merencanakan, melaksanakan, mengolah
data) untuk mengungkapkan
kemampuan dasar dan kecenderungan pribadi peserta didik/konseli.
|
0
|
1
|
2
|
|
6.
Guru BK/Konselor
dapat mengadministrasikan penilaian(merencanakan, melaksanakan, mengolah
data) untuk mengungkapkan masalah
peserta didik/konseli (data catatan pribadi,
kemampuan akademik, hasil
evaluasi belajar, dan hasil psikotes).
|
0
|
1
|
2
|
|
7.
Guru BK/Konselor dapat menampilkan tanggung jawab
profesional sesuai dengan azas BK (misalnya kerahasiaan, keterbukaan,
kemutakhiran, dll.) dalam praktik penilaian.
|
0
|
1
|
2
|
|
Total Skor untuk kompetensi 11
|
|
||
|
Skor maksimum kompetensi 11 = jumlah indicator x 2
|
6
|
||
|
Persentase = ( total skor / 14) x 100 %
|
|
||
|
Nilai
untuk kompetensi 11
( 0% <
X < 25 % = 1 ; 25 % < X < 50 % = 2;
50 % <
X < 75 % = 3 ; 75 % < X < 100 % = 4 )
|
|
||
Kompetensi 12 : Menampilkan
kinerja berkualitas tinggi
Nama Guru : ..................................................................
Nama Penilai
: ..................................................................
Sebelum Pengamatan
|
Tanggal
|
|
|
Dokumen
dan bahan lain yang diperiksa
|
|
|
Tanggapan Penilai
terhadap dokumen dan /atau keterangan guru :
|
|
|
Tindak lanjut yang diperlukan:
|
|
Selama Pengamatan
|
Tanggal
|
|
|
Dokumen
dan bahan lain yang diperiksa
|
|
|
Kegiatan/aktivitas guru dan peserta
didik/konseli selama pengamatan:
|
|
|
Tindak lanjut yang diperlukan:
|
|
Pemantauan
|
Tanggal
|
|
|
Dokumen
dan bahan lain yang diperiksa
|
|
|
Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen
dan/atau keterangan guru:
|
|
|
Tindak lanjut yang diperlukan:
|
|
|
Penilaian
untuk Kompetensi 12 : Menampilkan kinerja berkualitas tinggi
|
|||
|
Indikator
|
Skor
|
||
|
Tidak ada
bukti
(tidak terpenuhi)
|
Terpenuhi
sebagian
|
Seluruhnya
terpenuhi
|
|
|
1.
Guru BK/Konselor
dapat mengaplikasikan hakikat pelayanan BK (tujuan, prinsip, azas, fungsi,
dan landasan).
|
0
|
1
|
2
|
|
2.
Guru BK/Konselor
dapat menentukankan arah profesi bimbingan dan konseling (peran sebagai guru
BK/konselor).
|
0
|
1
|
2
|
|
3.
Guru BK/Konselor
dapat mengaplikasikan dasar- dasar pelayanan BK.
|
0
|
1
|
2
|
|
4.
Guru BK/Konselor
dapat mengaplikasikan pelayanan BK sesuai kondisi dan tuntutan wilayah kerja.
|
0
|
1
|
2
|
|
5.
Guru BK/Konselor
dapat mengaplikasikan pendekatan/ model/jenis
pelayanan dan kegiatan pendukung bimbingan dan konseling.
|
0
|
1
|
2
|
|
6.
Guru BK/Konselor
dapat mengaplikasikan praktik Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan praktik
|
0
|
1
|
2
|
|
Total Skor untuk kompetensi 12
|
|
||
|
Skor maksimum kompetensi 12
= jumlah indicator x 2
|
12
|
||
|
Persentase = ( total skor / 12 ) x 100 %
|
|
||
|
Nilai
untuk kompetensi 12
( 0% <
X < 25 % = 1 ; 25 % < X < 50 % = 2;
50 % <
X < 75 % = 3 ; 75 % < X < 100 % = 4 )
|
|
||
Kompetensi 13 : Merancang
Program BK
Nama Guru : ..................................................................
Nama Penilai
: ..................................................................
Sebelum Pengamatan
|
Tanggal
|
|
|
Dokumen
dan bahan lain yang diperiksa
|
|
|
Tanggapan Penilai
terhadap dokumen dan /atau keterangan guru :
|
|
|
Tindak lanjut yang diperlukan:
|
|
Selama Pengamatan
|
Tanggal
|
|
|
Dokumen
dan bahan lain yang diperiksa
|
|
|
Kegiatan/aktivitas guru dan peserta
didik/konseli selama pengamatan:
|
|
|
Tindak lanjut yang diperlukan:
|
|
Pemantauan
|
Tanggal
|
|
|
Dokumen
dan bahan lain yang diperiksa
|
|
|
Tanggapan/ jawaban terhadap pertanyaan/
klarifikasi penilai selama pertemuan:
|
|
|
Tindak lanjut yang diperlukan:
|
|
|
Penilaian
untuk Kompetensi 13
: Merancang Program BK
|
|||
|
Indikator
|
Skor
|
||
|
Tidak ada
bukti
(tidak terpenuhi)
|
Terpenuhi
sebagian
|
Seluruhnya
terpenuhi
|
|
|
1.
Guru BK/Konselor
dapat menganalisis kebutuhan peserta didik/konseli.
|
0
|
1
|
2
|
|
2.
Guru BK/Konselor
dapat menyusun program pelayanan BK yang berkelanjutan berdasar kebutuhan
peserta didik/konseli secara komprehensif dengan pendekatan perkembangan.
|
0
|
1
|
2
|
|
3.
Guru BK/Konselor
dapat menyusun rencana pelaksanaan program pelayanan BK.
|
0
|
1
|
2
|
|
4.
Guru BK/Konselor
dapat merencanakan sarana dan biaya penyelenggaraan program pelayanan BK.
|
0
|
1
|
2
|
|
Total Skor untuk kompetensi 13
|
|
||
|
Skor maksimum kompetensi 13
= jumlah indicator x 2
|
8
|
||
|
Persentase = ( total skor / 8 ) x 100 %
|
|
||
|
Nilai
untuk kompetensi 13
( 0% <
X < 25 % = 1 ; 25 % < X < 50 % = 2;
50 % <
X < 75 % = 3 ; 75 % < X < 100 % = 4 )
|
|
||
Kompetensi 14 : Mengimplementasikan
program BK yang komprehensif
Nama Guru : ..................................................................
Nama Penilai
: ..................................................................
Sebelum Pengamatan
|
Tanggal
|
|
|
Dokumen
dan bahan lain yang diperiksa
|
|
|
Tanggapan Penilai
terhadap dokumen dan /atau keterangan guru :
|
|
|
Tindak lanjut yang diperlukan:
|
|
Selama Pengamatan
|
Tanggal
|
|
|
Dokumen
dan bahan lain yang diperiksa
|
|
|
Kegiatan/aktivitas guru dan peserta
didik/konseli selama pengamatan:
|
|
|
Tindak lanjut yang diperlukan:
|
|
Pemantauan
|
Tanggal
|
|
|
Dokumen
dan bahan lain yang diperiksa
|
|
|
Tanggapan/ jawaban terhadap pertanyaan/
klarifikasi penilai selama pertemuan:
|
|
|
Tindak lanjut yang diperlukan:
|
|
|
Penilaian
untuk Kompetensi 14
: Mengimplementasikan program BK yang komprehensif
|
|||
|
Indikator
|
Skor
|
||
|
Tidak ada
bukti
(tidak terpenuhi)
|
Terpenuhi
sebagian
|
Seluruhnya
terpenuhi
|
|
|
1.
Guru BK/Konselor
dapat melaksanakan program pelayanan BK
|
0
|
1
|
2
|
|
2.
Guru BK/Konselor
dapat melaksanakan pendekatan kolaboratif dengan pihak terkait dalam
pelayanan BK
|
0
|
1
|
2
|
|
3.
Guru BK/Konselor
dapat memfasilitasi perkembangan akademik, karier, personal/ pribadi, dan
sosial peserta didik/konseli.
|
0
|
1
|
2
|
|
4.
Guru BK/Konselor
dapat mengelola sarana dan biaya program pelayanan BK.
|
0
|
1
|
2
|
|
Total Skor untuk kompetensi 14
|
|
||
|
Skor maksimum kompetensi 14
= jumlah indicator x 2
|
8
|
||
|
Persentase = ( total skor / 8 ) x 100 %
|
|
||
|
Nilai
untuk kompetensi 14
( 0% <
X < 25 % = 1 ; 25 % < X < 50 % = 2;
50 % <
X < 75 % = 3 ; 75 % < X < 100 % = 4 )
|
|
||
Kompetensi 15 : Menilai
proses dan hasil kegiatan BK
Nama Guru : ..................................................................
Nama Penilai
: ..................................................................
Pengamatan
|
Tanggal
|
|
|
Dokumen
dan bahan lain yang diperiksa
|
|
|
Catatan danTanggapan penilaian terhadap dokumen dan /atau
keterangan guru :
|
|
|
Penilaian untuk Kompetensi 15 :
Menilai proses dan hasil kegiatan BK
|
|||
|
Indikator
|
Skor
|
||
|
Tidak ada
bukti
(tidak terpenuhi)
|
Terpenuhi
sebagian
|
Seluruhnya
terpenuhi
|
|
|
1.
Guru BK/Konselor
dapat melakukan evaluasi proses dan hasil program pelayanan BK.
|
0
|
1
|
2
|
|
2.
Guru BK/Konselor
dapat melakukan penyesuaian kebutuhan peserta didik/konseli dalam proses
pelayanan BK.
|
0
|
1
|
2
|
|
3.
Guru BK/Konselor
dapat menginformasikan hasil pelaksanaan evaluasi pelayanan BK kepada pihak
terkait.
|
0
|
1
|
2
|
|
4.
Guru BK/Konselor
dapat menggunakan hasil pelaksanaan evaluasi untuk merevisi dan mengembangkan
program pelayanan BK berdasarkan analisis kebutuhan.
|
0
|
1
|
2
|
|
Total Skor untuk kompetensi 15
|
|
||
|
Skor maksimum kompetensi 15 = jumlah indicator x 2
|
8
|
||
|
Persentase = ( total skor / 8 ) x 100 %
|
|
||
|
Nilai
untuk kompetensi 15
( 0% <
X < 25 % = 1 ; 25 % < X < 50 % = 2;
50 % <
X < 75 % = 3 ; 75 % < X < 100 % = 4 )
|
|
||
Kompetensi 16 : Memiliki
kesadaran dan komitmen terhadap etika professional
Nama Guru : ..................................................................
Nama Penilai
: ..................................................................
Pengamatan
|
Tanggal
|
|
|
Dokumen
dan bahan lain yang diperiksa
|
|
|
Catatan danTanggapan penilaian terhadap dokumen dan /atau
keterangan guru :
|
|
|
Penilaian untuk Kompetensi 16 :
Memiliki kesadaran dan komitmen terhadap etika professional
|
|||
|
Indikator
|
Skor
|
||
|
Tidak ada
bukti
(tidak terpenuhi)
|
Terpenuhi
sebagian
|
Seluruhnya
terpenuhi
|
|
|
1.
Guru BK/Konselor
dapat memberdayakan kekuatan pribadi, dan keprofesionalan guru BK/konselor.
|
0
|
1
|
2
|
|
2.
Guru BK/Konselor
dapat meminimalisir dampak lingkungan dan keterbatasan pribadi guru
BK/konselor.
|
0
|
1
|
2
|
|
3.
Guru BK/Konselor
dapat menyelenggarakan pelayanan BK sesuai dengan kewenangan professi
etik profesional guru BK/konselor.
|
0
|
1
|
2
|
|
4.
Guru BK/Konselor
dapat mempertahankan objektivitas dan menjaga agar tidak larut dengan masalah
peserta didik/konseli.
|
0
|
1
|
2
|
|
5.
Guru BK/Konselor
dapat melaksanakan layanan pendukung sesuai kebutuhan peserta
didik/konseli(misalnya alih tangan kasus, kunjungan rumah, konferensi kasus,
instrumenbimbingan, himpunan data).
|
0
|
1
|
2
|
|
6.
Guru BK/Konselor
dapat menghargai identitas profesional dan pengembangan profesi.
|
0
|
1
|
2
|
|
7.
Guru BK/Konselor
dapat mendahulukan kepentingan peserta didik/konseli daripada kepentingan
pribadi guru BK/konselor.
|
0
|
1
|
2
|
|
Total Skor untuk kompetensi 16
|
|
||
|
Skor maksimum kompetensi 16 = jumlah indicator x 2
|
14
|
||
|
Persentase = ( total skor / 14 ) x 100 %
|
|
||
|
Nilai
untuk kompetensi 16
( 0% <
X < 25 % = 1 ; 25 % < X < 50 % = 2;
50 % <
X < 75 % = 3 ; 75 % < X < 100 % = 4 )
|
|
||
Kompetensi 17 : Menguasai konsep dan praksis penelitian
dalam BK
Nama Guru : ..................................................................
Nama Penilai
: ..................................................................
Pengamatan
|
Tanggal
|
|
|
Dokumen
dan bahan lain yang diperiksa
|
|
|
Catatan danTanggapan penilaian terhadap dokumen dan /atau
keterangan guru :
|
|
|
Penilaian untuk Kompetensi 17 :
Menguasai konsep dan praksis
penelitian dalam BK
|
|||
|
Indikator
|
Skor
|
||
|
Tidak ada
bukti
(tidak terpenuhi)
|
Terpenuhi
sebagian
|
Seluruhnya
terpenuhi
|
|
|
1.
Guru BK/Konselor
dapat mendeskripsikan jenis dan metode penelitian dalam BK.
|
0
|
1
|
2
|
|
2.
Guru BK/Konselor
mampu merancang penelitian dalam BK.
|
0
|
1
|
2
|
|
3.
Guru BK/Konselor
dapat melaksanakan penelitian dalam BK.
|
0
|
1
|
2
|
|
4.
Guru BK/Konselor
dapat memanfaatkan hasil penelitian dalam BK dengan mengakses jurnal yang
relevan.
|
0
|
1
|
2
|
|
Total Skor untuk kompetensi 17
|
|
||
|
Skor maksimum kompetensi 17 = jumlah indicator x 2
|
8
|
||
|
Persentase = ( total skor / 8) x 100 %
|
|
||
|
Nilai
untuk kompetensi 17
( 0% <
X < 25 % = 1 ; 25 % < X < 50 % = 2;
50 % <
X < 75 % = 3 ; 75 % < X < 100 % = 4 )
|
|
||
Langganan:
Postingan (Atom)